Ini 3 Pesan Terbuka Spiritualis Nusantara Kidung Tirto untuk Wakil Rakyat

  • Whatsapp
DPR RI

DNews.id | JAKARTA РBudayawan dan spiritualis nusantara Kidung Tirto Suryo Kusumo kembali menyampaikan pesan terbuka kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Pesannya kepada wakil rakyat ada tiga, yakni menjaga amanat rakyat, memberi edukasi baik, dan menebarkan persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kidung Tirto mengingatkan, anggota DPR adalah wakil rakyat, yakni orang-orang yang diminta rakyat untuk mewakilinya. Ada harapan dan amanat yang dititipkan kepada mereka.

Bacaan Lainnya

Dalam konteks sistem demokrasi, sosok yang mendapat amanat dari rakyat akan mendapatkan delegasi kekuasaan dari rakyat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi. Delegasi kekuasaan itu sepaket dengan beragam fasilitas yang diperolehnya sebagai anggota wakil rakyat.

“Seperti itu kontrak sosialnya, maka kalau amanat itu dikhianati, semesta tak akan mendukung. Jangan kaget kalau amanat itu akan copot dan alam memberi hukuman dengan caranya,” ujar Kidung saat dihubungi dalam perjalanannya ke Gunung Kidul, Yogyakarta, Sabtu (22/1/2022).

Amanat rakyat itu diharapkan untuk mewujudkan harapan rakyat yang dijalankan oleh pemerintah sebagai representasi negara sesuai dengan konstitusi.

Selain menjalankan amanat kekuasaan rakyat dan melaksanakan program turunannya, lanjut Kidung Tirto, wakil rakyat juga memiliki tanggung jawab untuk memberi edukasi positif kepada rakyat yang diwakilinya.

Ilustrasinya seperti dalam keluarga. Sosok orangtua sebagai panutan tentu harus memberi ajaran yang baik. Jika sosok yang dituakan memberi ajaran jelek, artinya merusak keluarga semuanya.

Dalam konteks kebangsaan, jika wakil rakyat sebagai sosok yang jadi acuan justru memberi contoh buruk, itu sama artinya dengan merusak keluarga Indonesia keseluruhan.

“Ada peribahasa guru kencing berdiri murid kencing berlari. Kalau ada tindakan rakyat yang tercela, wakil rakyat harus bercermin dulu apa yang sudah dia kerjakan,” kata Kidung Tirto.

Edukasi yang baik itu mencakup tindak laku dari berbagai sektor mencakup politik, ekonomi, dan sosial budaya. Di bidang politik, teladan yang harus diberikan adalah praktik politik bermartabat yang mengutamakan kepentingan bangsa, bukan kepentingan pribadi atau golongan.

“Sebagai wakil rakyat, tutur kata harus dijaga dan santun kepada rakyat. Berikan teladan dan edukasi yang baik kepada rakyat dalam berpolitik di ruang publik,” ujarnya.

Pesan ketiga adalah agar wakil rakyat mendorong persatuan, bukan perpecahan di antara anak bangsa. Keberagaman Indonesia ini selayaknya menjadi sumber kekuatan bukan perpecahan.

“Hindari kata-kata bernuansa SARA karena sangat sensitif bagi rakyat. Ingat-ingat pesan leluhur bangsa tentang Bhinneka Tunggal Ika. Ini mantra nusantara, bukan slogan tanpa makna,” tegas Kidung Tirto.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *