Alarm Alam Ini Jadi Tanda Gunung Berapi akan Meletus

  • Whatsapp
Setiap gunung berapi yang akan meletus dapat diketahui melalui tanda-tanda alam.

DNews.id|JAKARTA – Gunung Semeru termasuk dalam gunung berapi tipe A di Indonesia yang berarti mempunyai catatan sejarah letusan sejak tahun 1600. Gunung ini pertama kali meletus pada November 1818. Letusan-letusan berikutnya terjadi puluhan kali dari tahun 1800-an, 1900-an, hingga 2000-an.

Gunung Semeru diketahui dapat meletus 3-4 kali tiap jam dengan tipe letusan vulkanian dan strombolian. Letusan vulkanian adalah letusan eksplosif yang terkadang menghancurkan kubah dan lidah lava yang sebelumnya sudah terbentuk.

Bacaan Lainnya

Sedangkan tipe strombolian biasanya diikuti pembentukan kubah dan lidah lava baru. Letusan eksplosif juga biasanya diikuti aliran awan panas yang mengalir ke lembah-lembah lebih rendah.

Gunung berapi yang akan meletus sebenarnya bisa diketahui dengan memperhatikan sejumlah tanda-tanda alam.  Seperti ini ciri-cirinya, dikutip dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemerintah Kabupaten Kendal.

Tanda-tanda Gunung Api Akan Meletus
1. Suhu di sekitar gunung naik.
2. Gunung sering mengeluarkan suara gemuruh yang terkadang juga disertai getaran atau gempa.
3. Mata air mengering.
4. Tumbuhan yang ada di sekitar gunung layu.
5. Binatang-binatang yang ada di sekitar gunung bermigrasi.

Jika telah mendapati hal yang tidak biasa tersebut di sekitar gunung berapi kemudian terjadi letusan, mitigasi yang perlu dilakukan yaitu;

1. Lindungi diri dari abu letusan dan awan panas di tempat terbuka dan persiapkan diri terhadap kemungkinan letusan susulan
2. Pakailah pakaian yang dapat melindungi tubuh seperti baju dan celana lengan panjang, topi, dan yang lainnya
3. Hindari pemakaian lensa kontak
4. Menjauhlah dari area rawan seperti lereng, lembah, dan area aliran lahar
5. Gunakan masker atau kain untuk menutupi hidung dan mulut
6. Ketika awan panas turun, usahakan menutup wajah dengan kedua tangan.

Meredanya letusan bukan berarti lengah. Sebab ada kemungkinan gunung berapi erupsi kembali. Selain itu abu vulkanik gunung berapi sangat berbahaya bagi pernapasan. Maka setelah terjadi letusan segera lakukan langkah berikut ini;

1. Jauhi wilayah yang terkena hujan abu
2. Hindari berkendara dengan mobil ke daerah yang terkena hujan abu karena bisa merusak mesin
3. Bersihkan atap rumah dari timbunan abu karena beratnya bisa meruntuhkan atap bangunan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *