Pro Kontra Jurus Cardi B Konsumsi Air Alkali untuk Lebatkan Rambut

  • Whatsapp
Rapper AS, Cardi B merawat rambutnya dengan rutin menggunakan masker rambut dan minum air alkali.

DNews.id|JAKARTA –Para peneliti hingga pakar rambut adu argumentasi mengenai rapper Cardi B yang konsumsi air alkali sebagai perangsang dan penebal rambutnya.

Seperti diketahui, musisi asal AS itu selalu menonjolkan rambutnya yang tebal dan berkilau. Di balik penampilannya, Cardi B punya rahasia untuk menjaga kesehatan rambut.

Rapper 29 tahun itu mengungkap rutinitas perawatan rambut melalui akun Twitternya. Air alkali adalah kuncinya. Seperti diketahui, air alkali adalah air yang memiliki pH lebih dari 7, bukan pH yang lebih asam.

“Jadi saya sangat konsisten dengan rutinitas masker rambut dan minum air alkali, dan lihat seberapa banyak rambut saya tumbuh,” cuitnya akhir pekan lalu

“Saya sangat takut rambut saya rontok setelah kelahiran putra saya karena saya telah merawatnya selama bertahun-tahun, jadi saya memastikan untuk mengikutinya dan saya benar-benar merawat rambut.”

Alkali mungkin bisa menetralkan pH tubuh

Pro kontra mengelilingi aksi Cardi B yang dianggap rentan risiko tersebut. Meski demikian, ahli trikologi bersertifikat William Gaunitz mengatakan bahwa air alkali bisa jadi berdampak baik untuk pertumbuhan rambut. Khasiatnya, kata dia, sangat mungkin terjadi.

“Setiap hari sebagian besar dari apa yang kita konsumsi sebagai makanan atau minuman dianggap asam,” kata Gaunitz, dilansir dari Shape.

“Ketika tubuh kita memproses asam, mereka berjuang untuk pH netral sekitar 7,3.”

Menurutnya, untuk kembali ke pH netral, tubuh bergantung pada simpanan mineral alkali seperti kalsium, magnesium, kalium, dan natrium.

“Dalam banyak kasus, itu menciptakan peradangan yang kemudian berdampak langsung pada siklus pertumbuhan rambut,” kata dia.

Kenapa air alkali dianggap membantu pertumbuhan rambut? Kemungkinan alasannya adalah air ini memberi tubuh mineral alkali tingkat tinggi yang siap digunakan untuk menetralkan asam tersebut sehingga tubuh tidak perlu mengambil dari sistem organ lain seperti tulang, organ internal, atau kulit dan rambut, kata Gaunitz.

Belum ada uji klinis

Kontra datang dari kalangan dokter. Orang yang skeptis berpendapat bahwa air yang diminum tidak dapat mempengaruhi kemampuan alami tubuh untuk mengatur ketidakseimbangan pH.

Sebut saja Mayo Clinic yang menyatakan bahwa tidak ada penelitian yang cukup untuk membuktikan bahwa minum air alkali dapat mempengaruhi pH darah. Begitu juga menurut Cleveland Clinic.

“Belum ada studi empiris yang menunjukkan bahwa air alkali memiliki manfaat kesehatan.”

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *